Annette Varilyn Victor @ Leming
Alexia Joe
Stories, Motivations, Inspirations
Monday, 16 March 2015
Tuesday, 15 April 2014
ALTAR CALL
Shalom!
Banyak yang sudah biasa dengan "Altar Call", yang selalunya diadakan selepas khotbah atau semasa penyembahan. Namun, jangan sesekali kita salah ertikan maksudnya.
Terutama bagi anak-anak muda, remaja - banyak yang mudah terikut-ikut dalam hal ini. Misalnya sewaktu didoakan, ada yang benar-benar mengalami hadirat Tuhan sehingga mereka menangis keesakan, atau bersorak kegirangan, bahkan sehingga mereka rebah. Nah, melihat hal ini terjadi di sekeliling mereka, mulalah ada beberapa yang turut melakukan hal yang sama, bukan benar-benar mengalami hadirat Tuhan, melainkan untuk "menjadi sama" seperti rakan-rakan mereka yang lain. Ini yang kita anggap sebagai terintimidasi atau terikut-ikut. Pada saat inilah, para Pastor dan ushers perlu bertindak dengan berhati-hati. Seeloknya, selepas altar call dijalankan, semua yang telah didoakan atau mengalami hadirat itu ditanya atau diselidik. Contohnya, apakah pergumulan mereka? Apakah yang sudah dia rasakan? Apakah yang menyebabkan dia menangis/gembira? - Dengan itu, sekaligus gereja juga mempunyai rekod tentang kesaksian mereka. Sering kali selepas didoakan, ushers hanya akan membiarkan mereka sehingga mereka terbangun dan tidak mendekati mereka secara one-on-one. Sedangkan ada sesetengah dari mereka yang mungkin ingin berkongsi pengalaman atau pergumulan mereka.
Selain itu, salah satu sebab untuk kita bertanyakan mereka selepas mereka didoakan, disitu kita boleh menilai siapa yang benar-benar mengalami hadirat Tuhan, dan siapa yang hanya terdorong dan sekadar mengikut ritual itu. Jika didapati mereka bukan benar-benar mengalami hadirat Tuhan, maka haruslah Pastor atau para ushers untuk memberikan mereka dorongan kaunseling dan menjelaskan maksud altar call yang sebenar, supaya perkara ini tidak dianggap main-main.
Melihat pula pada mereka yang menikmati dan mengalami hadirat Tuhan, perlu juga diingatkan bahawa jika seseorang itu terlalu lama atau terlalu asyik, dia boleh saja kita gerakkan atau kita sedarkan. Jika kita melihat orang seperti itu, misalnya sewaktu ibadah umum. Jika dia mengambil masa terlalu lama untuk menikmati hadirat itu, berbicara dalam bahasa roh, menari-nari dan bersorak. Pertama, bagi orang-orang yang ada di tempat itu, apakah yang mereka rasakan? Pertama, terganggu dan kedua, perhatian mereka tertumpu kepada orang itu sahaja. Nah! Inilah yang kita khuatirkan.
Ingatkah anda tentang 9 buah roh yang disebut di dalam alkitab? Jika anda lupa, mari kita renungkan kembali. Ia ditulis di dalam Gal 5:22-23. Jadi apakah hubungan buah roh ini dengan altar call? Buah roh ini juga diertikan dalam 9 karunia roh.
Buah Roh - Karunia Roh
1. Kasih - Hikmat
2. Sukacita - Pengetahuan
3. Damai sejahtera - Iman
4. Kesabaran - Kesembuhan
5. Kemurahan - Mujizat
6. Kebaikan - Bernubuat
7. Kesetiaan - Membedakan roh
8. Kelemahlembutan - Bahasa roh
9. Penguasaan diri - Menafsirkan bahasa roh
Anda sudah boleh melihat konteks buah roh dan karunia roh dalam erti sebenar altar call. Seperti yang kita setujui, sememangnya mereka yang terlalu asyik semasa altar call mengalihkan tumpuan kita dari firman Tuhan kepada diri mereka. Inilah yang iblis inginkan! Iaitu tumpuan kita dialihkan dari firman Tuhan! Lihatlah kembali kepada buah roh dan karunia roh, Kesetiaan yang tahu untuk membedakan roh yang benar dan tidak benar. Jika kita terlalu asyik, maka iblis akan mengambil kesempatan untuk melakukan hal-hal yang jahat, bahkan sewaktu tumpuan kita dialihkan, iblis juga boleh merasuk ke dalam tubuh yang lain supaya mereka terikut-ikut untuk melakukan hal yang sama supaya lebih ramai tumpuan yang dialihkan daripada firman Tuhan. Maka ada sesetengah orang yang akan mula berfikiran negatif seperti, "Adakah dia benar-benar menikmati hadirat Tuhan atau saja ingin menunjuk-nunjuk?" Pemikiran seperti ini bahaya bukan? Maka selesailah pekerjaan iblis yang pertama, "mengalihkan tumpuan kita".
Dan lihat pula buah roh yang menyatakan tentang pengusaan diri. Ingatlah dalam walau apapun, Tuhan kita itu Tuhan yang sangat baik dan Dia punya penguasaan diri. Dalam hal altar call, kita harus tahu bahawa dalam berbicara dalam bahasa roh juga punya penguasaan diri. Jika kita leka dan terlalu menikmati karunia yang diberikan, itu bukanlah apa yang dinamakan penguasaan diri. Penguasaan diri itu tahu untuk menilai batas. Bila saatnya untuk bertindak, bertindaklah dengan penuh penguasaan diri. Dan bila masanya untuk berhenti, maka berhentilah. Jika anda punya iman yang besar, anda tidak akan terlalu leka untuk menikmati saat itu, kerna apa yang pasti, hadirat Tuhan itu selalu ada, bukan hanya pada masa tertentu. Oleh sebab itu, jika kita melihat keadaan yang mulai kurang menyenangkan, para ushers yang bertugas pada saat itu, jangan malu dan takut untuk mendekati mereka dan bawa mereka ke tempat yang tertutup seperti di dalam bilik. Jangan sesekali membiarkan keadaan itu berlarutan sehingga mengganggu ibadah atau aktiviti lain yang dijalankan. Kerna jika ia berlarutan, itu bukanlah dari Tuhan, kerna apa yang harus kita ingat, Tuhan kita punya penguasaan diri. Janganlah kita mudah terpedaya dengan perkara atau kejadian seperti ini. Iblis itu seperti pencuri yang akan mula mencuri di mana kita mula leka dan pada bila-bila masa sahaja. Dan pastinya bahkan semasa altar call, iblis ada untuk bertindak melalui orang-orang yang lemah. Waspadalah!
Sesungguhnya Tuhan kita punya kuasa melebihi segalanya. Ada saatnya di mana kita merasa bahawa Tuhan tidak mempercayakan kita dalam sesuatu hal. Dan kadang-kadang timbul pula rasa cemburu dan iri hati kerna kita berfikir, "saya sudah berdoa dengan bersungguh-sungguh, kenapa Tuhan tidak lakukan hal yang besar melalui saya? Kenapa seorang pembunuh dan pencuri Tuhan bawa untuk melihat Syurga, tetapi saya yang tetap taat tidak pernah sekalipun Dia membawa saya?" Ingatlah saudara-saudari, dalam alkitab ada tertulis, "Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya". Oleh kerna itu, percayalah dan teguhkanlah imanmu, kerna itu yang akan menjanjikan engkau masuk ke dalam kerajaan Allah.
Thursday, 10 April 2014
INCREASING FAITH AND VALUES
Faith plays an integral role in happiness. For one, faith provides answers where there seem to be none. On the contrary, the faithless come up short for answers all the time. For example, many of us spend much of our lives trying to figure out why bad things happen to good people. Unfortunately, there is often no clear reason for such injustices. So having faith that everything happens because it fits into a grand plan is exceptionally comforting. You should refresh your sense of faith and articulate a set of values that you believe are important for living. Even in the darkest times, faith can help you find your way back to happiness.
(I) Learn to have faith
- Faith can be a supporting pillar of happiness. But too often, people try and force themselves to have faith because their families, friends, or community leaders push them into it. To truly be a person of faith, avoid approaching faith from a place of guilt. Don't easily believe in something simply because someone else does or tells you so. Decide for yourself the things that you believe and stay true to them.
(II) Have faith in a higher power when you are down and out
- There is no more important time to have faith than when you are filled with fear, doubt, and sorrow. Faith can conquer each of these demons. So look to the sky when all you can see is the ground. Turn your head up and feel that you are not alone. It is during your most difficult times that you most need your faith, so keep your head up and feel God's comforting presence.
(III) Live a clean and honest life
- The satisfaction and emotional peace that comes from living an honest life is hard to rival. Lies, on the other hand, poison your good intentions and prevent you from living a clean and free life. Lies also cause you to feel guilty, and guilt festers. Living in the shadow of those burdens causes severe physical and emotional stress. Always tell the truth even when it is difficult to do so. Living with lies is highly self-destructive and will prevent you from ever being deeply happy.
Wednesday, 19 March 2014
Kasih AbadiMu
Tiada emas perak yang bisa membawa aku pergi jauh dariMU,
Tiada satu orang pun sanggup melakukannya.
Yesus, anugrahMU yang menyelamatkanku,
Kristus, wajahMU kan kucari selamanya.
Ini aku rendahkan hati,
Terkagum akan keagungan diriMU,
Satu hal yang sempurnakanku:
Kasih abadiMU.. kasih abadiMU.
Ku lepas semua kepentingan 'tuk hidup dalam Roh dan Kebenaran,
Lebih dari kemasyuran kucari Kau Tuhan.
Yesus, anugrahMU yang menyelamatkanku,
Kristus, wajahMU kan kucari selamanya.
Ini aku rendahkan hati,
Terkagum akan keagungan diriMU,
Satu hal yang sempurnakanku,
Kasih abadiMU.. kasih abadiMU.
Tiada satu orang pun sanggup melakukannya.
Yesus, anugrahMU yang menyelamatkanku,
Kristus, wajahMU kan kucari selamanya.
Ini aku rendahkan hati,
Terkagum akan keagungan diriMU,
Satu hal yang sempurnakanku:
Kasih abadiMU.. kasih abadiMU.
Ku lepas semua kepentingan 'tuk hidup dalam Roh dan Kebenaran,
Lebih dari kemasyuran kucari Kau Tuhan.
Yesus, anugrahMU yang menyelamatkanku,
Kristus, wajahMU kan kucari selamanya.
Ini aku rendahkan hati,
Terkagum akan keagungan diriMU,
Satu hal yang sempurnakanku,
Kasih abadiMU.. kasih abadiMU.
Sunday, 15 December 2013
The value of 7-Cs
Shalom readers! What I'm about to share is the value of "7-Cs". I re-write this in my blog which I got from a book I read, from an author name Vicki J. Kuyper. And the best part of it is that the Bible references are all taken out from the book of Psalm.
Here it goes... Happy reading!
01) CHALLENGE
During a track and field event, it isn't uncommon to see an athlete trip over one of the hurdles and tumble to the ground. What brings the crowd to its feet is when the runner gets back up. Challenge involves risk, in sports and in life. Don't be afraid of trying difficult things. Whether you succeed or fail, God promises to renew your strength and purpose. You may not understand how, but you can be certain He's able.
Some mornings you wake up with the knowledge that a challenging day is ahead of you. Other times, difficulty catches you by surprise. Whatever challenge enters your life, remind yourself that the Lord is near. Not only will God help you meet each challenge head-on, but He will use each one to help you grow. Look for God's hand at work in your life, helping you achieve what may seem impossible.
Psalm 147:5-6 - Our Lord is great, with limitless strength; we'll never comprehend what he knows and does. God puts the fallen on their feet again.
Psalm 145:18 - The Lord is near to all who call on him, to all who call on him in truth.
02) CHARACTER
Some women spend a great amount of time trying to look beautiful on the outside, while paying little attention to what's on the inside. God's words and His Spirit can help reveal the true you, from the inside out. Ask God where your character needs some touching up - or perhaps a total makeover. See if your thoughts, your words, and your actions line up with the woman you'd like to see smiling back at you in the mirror each morning.
Not everyone will understand the unseen story behind what you say and do. There will be times when you're misunderstood, slandered, or even rejected. This is when your true character shines through. How you respond to adversity and unfair accusations says a lot about you and the God you serve. Ask God to help you address any blind spots you may have about your own character. Treat your critics with respects. Then move ahead with both confidence and humility.
Psalm 26:2 - Test my thoughts and find out what I am like.
Psalm 17:2 - Only you can say that I am innocent, because only your eyes can see the truth.
Wednesday, 30 October 2013
JESUS IS THE WAY, THE TRUTH, AND THE LIFE
Jesus is the most important Man, not just in our nation, not just on planet earth, but in the entire universe! And He isn't important just for short terms, few years, but forever and ever and ever! Furthermore, the most important Man in the universe thinks I am so important, He gave His own life for me! How can I feel depressed by the smallness of my life when the most important Man in the universe died for me, rules over me now, and will one day return for me? In the eyes of the Lord Jesus Christ, I am important. My life has value.
No only does my life have value but in every way imaginable it is better with Jesus. He not only gives meaning and purpose to life, He gives direction and makes a difference in life. If you are depressed by the smallness of your life, you can find encouragement through Jesus! If you are defeated by life, you can find hope through Jesus. Jesus is our provider, our strength, our help when we struggle with sin, when we are inconsistent in commitment when we stumble and fall, when we falter and fail, when we are tired and tempted.
He is the Saviour who has redeemed us, the Son of God who has freed us, the Shepherd who guides us, the Eternal King who loves us. He is the foundation on which we build our lives, the Rock on which we stand. His faithfulness is new every morning and fresh every evening. Eternity will not be enough time to thank Him for who He is and what He has done for you and for me.
CHANGE
But what the Lord has planned will stand forever. His thoughts never change.
- Psalm 33:11
Our God isn't wishy-washy. He doesn't experience bad hair days or mood swings, nor is He swayed by trends, fads, or peer-pressure. Our perfect, eternal God has no peer. From scripture we can tell that God experiences emotions like love, grief, and pleasure. However, He isn't driven by His emotions, as we sometimes are. That means we can trust God to be true to His promise. His plans, and His character-today, tomorrow, and always.
Change can be exciting. It can also be uncomfortable, unwanted, and at times even terrifying. If you're facing change and find yourself feeling anxious or confused, turn to the God of order and peace. He holds every twist and turn of your life in His hands. Try looking at change through God's eyes, as an opportunity for growth and an invitation to trust Him with your deepest hopes and fears.
I trust in you, O Lord; I say,"You are my God," my times are in your hands.
- Psalm 31:14-15
Subscribe to:
Posts (Atom)





